GITA, APELIANI DWI (2026) ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN GASTROENTERITIS DENGAN INTERVENSI PEMBERIAN MADU DI PUSKESMAS RATU AGUNG KOTA BENGKULU. Skripsi (Bachelor) thesis, Universitas Muhammadiyah Bengkulu.
|
Text (Fulltext)
7. APELIANI DWI GITA_2314901003_ FULLTEXT .pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
|
|
Text (Turnitin)
8. APELIANI DWI GITA_2314901003_ TURNITIN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (17MB) | Request a copy |
|
|
Text (Abstrak+Bab 1)
1. APELIANI DWI GITA_2314901003_ Abstrak & BAB 1 .pdf - Submitted Version Download (4MB) |
|
|
Text (Bab 2)
2. APELIANI DWI GITA_2314901003_ BAB 2.pdf - Submitted Version Download (464kB) |
|
|
Text (Bab 3)
3. APELIANI DWI GITA_2314901003_ BAB 3 .pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (321kB) | Request a copy |
|
|
Text (Bab 4)
4. APELIANI DWI GITA_2314901003_ BAB 4.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (524kB) | Request a copy |
|
|
Text (Bab 5)
5. APELIANI DWI GITA_2314901003_ BAB 5 .pdf - Submitted Version Download (247kB) |
|
|
Text (Reff+Lamp)
6. APELIANI DWI GITA_2314901003_ REF & LAM.pdf - Submitted Version Download (4MB) |
Abstract
Latar Belakang: Gastroenteritis merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami anak usia sekolah. Penanganan di pelayanan primer umumnya berfokus pada terapi suportif, sehingga penggunaan intervensi komplementer seperti madu menjadi salah satu alternatif yang aman dan mudah diterapkan. Tujuan: Untuk menjelaskan asuhan keperawatan gastroenteritis dengan intervensi pemberian madu pada anak di wilayah kerja Puskesmas Ratu Agung Kota Bengkulu. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus pada tiga anak usia 10–12 tahun dengan gejala gastroenteritis ringan hingga sedang. Intervensi berupa pemberian madu sebanyak 10–15 ml tiga kali sehari dilakukan selama dua hari, disertai observasi tanda klinis dan edukasi keluarga. Data dikumpulkan melalui wawancara, pemeriksaan fisik, dan catatan perkembangan harian. Hasil: Menunjukkan adanya penurunan frekuensi diare, membaiknya konsistensi feses, meningkatnya hidrasi, berkurangnya iritasi di sekitar area anus, serta meningkatnya aktivitas anak dalam 24–48 jam setelah pemberian madu. Anak dengan kondisi sedang menunjukkan perbaikan bertahap, sedangkan kasus ringan mengalami pemulihan lebih cepat. Evaluasi keperawatan menegaskan bahwa madu berkontribusi positif dalam mempercepat pemulihan gastrointestinal dan meningkatkan kenyamanan anak. Kesimpulan: bahwa madu merupakan intervensi komplementer yang efektif, aman, dan mudah diterapkan dalam asuhan keperawatan gastroenteritis pada anak, terutama dalam konteks perawatan rumah. Hasil ini memberikan kontribusi bagi tenaga kesehatan untuk mempertimbangkan madu sebagai bagian dari strategi keperawatan berbasis bukti dalam penanganan gastroenteritis anak
| Item Type: | Thesis (Skripsi (Bachelor)) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing : Ns. Ferasinta, S.Kep., M.Kep s |
| Uncontrolled Keywords: | Asuhan Keperawatan, Gastroenteritis, Pemberian Madu, Anak |
| Subjects: | Universitas Muhammadiyah Bengkulu > 01-Fakultas Ilmu Kesehatan > 14901-(S1) Profesi Ners 01-Fakultas Ilmu Kesehatan > 14901-(S1) Profesi Ners |
| Divisions: | 01-Fakultas Ilmu Kesehatan > 14901-(S1) Profesi Ners Subjek Terkait > 01-Fakultas Ilmu Kesehatan > 14901-(S1) Profesi Ners |
| Depositing User: | Mrs Hesti Ayu |
| Date Deposited: | 02 Oct 2026 07:02 |
| Last Modified: | 02 Oct 2026 07:02 |
| URI: | http://repository.umb.ac.id/id/eprint/5480 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

