MAKNA KEHILANGAN DALAM LIRIK LAGU “TAK INGIN USAI” KARYA MARIO GERARDUS KLAU

Nurleza, Findi Adha (2026) MAKNA KEHILANGAN DALAM LIRIK LAGU “TAK INGIN USAI” KARYA MARIO GERARDUS KLAU. Skripsi (Bachelor) thesis, Universitas Muhammadiyah Bengkulu.

[img] Text (Fulltext)
Findi Adha Nurleza_2270201087_Full Text.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (14MB) | Request a copy
[img] Text (Turnitin)
Turnitin Fiks.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (ABSTRAK + BAB 1)
Findi Adha Nurleza_2270201087_abstrak +BAB 1.pdf - Submitted Version

Download (470kB)
[img] Text (BAB 2)
Findi Adha Nurleza_2270201087_ BAB 2.pdf - Submitted Version

Download (396kB)
[img] Text (BAB 3)
Findi Adha Nurleza_2270201087_ BAB 3.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (202kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
Findi Adha Nurleza_2270201087_ BAB 4.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (537kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
Findi Adha Nurleza_2270201087_ BAB 5.pdf - Submitted Version

Download (168kB)
[img] Text (Ref+Lamp)
Findi Adha Nurleza_2270201087_ REFERENSI.pdf - Submitted Version

Download (288kB)

Abstract

Musik adalah suatu bentuk ekspresi seni budaya yang muncul dalam masyarakat sebagai representasi dari kenyataan sosial, mengungkapkan keindahan melalui lirik lagu. Penelitian ini bertujuan untuk mmengetahui bagaimana makna kehilangan yang terkandung dalam lagu “Tak ingin usai” Mario Gerardus Klau. Penelitian ini fokus pada analisis lirik lagu “Tak ingin Usai” karya Mario Gerardus Klau dengan pendekatan semiotika Ferdinand de seassure. penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan rancangan analisis teks untuk mengeksplorasi arti rasa kehilangan dalam lirik lagu “Tak Ingin Usai”. Bagian 1 Dalam fase romantisasi memori, di mana subjek masih terpesona oleh kenangan indah dari masa lalu bersama pasangan. Bagian 2: Mengalami pergeseran mendalam menuju fase benturan realitas yang tiba-tiba, kesadaran yang pahit, kebingungan kognitif, dan perasaan ditinggalkan. Ilusi yang dimiliki subjek tiba-tiba hancur, memunculkan kebingungan dan perasaan terasing. Bagian 3: Berlanjut pada fase penerimaan yang memilukan, tetapi juga jebakan harapan palsu. Subjek dengan bijaksana memilih untuk menyerah dan menerima kenyataan perpisahan yang sudah terjadi, meskipun di sisi lain hatinya terjebak dalam keadaan menunggu emosional untuk mengharapkan kembalinya sang kekasih. Dengan demikian penelitian ini menyimpulkan bahwa makna kehilangan pada akhirnya menyisakan kekosongan kronis. Subjek berada dalam posisi pasif, menyerahkan seluruh kendali masa depannya pada sosok yang telah hilang, menjadikannya tawanan dari memorinya sendiri.

Item Type: Thesis (Skripsi (Bachelor))
Additional Information: Pembimbing : Fitria Yuliani, M.A
Uncontrolled Keywords: Makna kehilangan, lirik lagu, semiotika Ferdinand de Saussure, “Tak Ingin Usai”, representasi emosi.
Subjects: Universitas Muhammadiyah Bengkulu > 08-Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 70201-(S1) Ilmu Komunikasi
08-Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 70201-(S1) Ilmu Komunikasi
Divisions: 08-Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 70201-(S1) Ilmu Komunikasi
Subjek Terkait > 08-Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 70201-(S1) Ilmu Komunikasi
Depositing User: Mrs Siti Fathonah
Date Deposited: 28 Aug 2026 03:03
Last Modified: 28 Aug 2026 03:03
URI: http://repository.umb.ac.id/id/eprint/3448

Actions (login required)

View Item View Item