Fernanda, Rizky (2026) KONSTRUKSI PERLINDUNGAN KORBAN PENYANDANG DISABILITAS DALAM PUTUSAN HAKIM ATAS PERKARA PELECEHAN SEKSUAL (STUDI PUTUSAN NOMOR 275/PID.B/2025/PN LLG). Skripsi (Bachelor) thesis, Universitas Muhammadiyah Bengkulu.
|
Text (Fulltext)
RIZKY FERNANDA_2274201136_Fulltext.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text (Tunitin)
RIZKY FERNANDA_2274201136_Turnitin.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (ABSTRAK+BAB 1)
RIZKY FERNANDA_2274201136_ABSTRAK+BAB 1 2.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 2)
RIZKY FERNANDA_2274201136_BAB 2.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 3)
RIZKY FERNANDA_2274201136_BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
RIZKY FERNANDA_2274201136_BAB 4.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
RIZKY FERNANDA_2274201136_BAB 5.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text (Ref + Lamp)
RIZKY FERNANDA_2274201136_Ref+Lamp.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
Abstract
Perlindungan hukum terhadap korban penyandang disabilitas merupakan bentuk pemenuhan hak asasi manusia yang dijamin dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Namun, dalam praktik peradilan masih ditemukan putusan yang lebih berorientasi pada penghukuman pelaku daripada pemenuhan hak-hak korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi perlindungan hukum terhadap korban penyandang disabilitas di Indonesia serta menganalisis penerapan perlindungan hukum terhadap korban penyandang disabilitas dalam Putusan Nomor 275/Pid.B/2025/PN Llg. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Sumber data diperoleh dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif menggunakan metode deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif konstruksi perlindungan hukum telah memberikan jaminan hak kepada korban penyandang disabilitas melalui pemberian akses terhadap keadilan, akomodasi yang layak, pendampingan, rehabilitasi, restitusi, dan pemulihan. Namun, penerapan perlindungan hukum dalam Putusan Nomor 275/Pid.B/2025/PN Llg belum sepenuhnya mencerminkan ketentuan tersebut. Majelis hakim telah mengakui status korban sebagai penyandang disabilitas dan menerapkan ketentuan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 sebagai dasar pemidanaan terhadap pelaku, tetapi pertimbangan maupun amar putusan belum memuat pemenuhan hak korban berupa akomodasi yang layak, rehabilitasi, restitusi, serta pemulihan. Dengan demikian, perlindungan hukum dalam putusan tersebut masih berorientasi pada pembuktian tindak pidana dan penghukuman pelaku sehingga belum sepenuhnya mewujudkan perlindungan yang komprehensif terhadap korban penyandang disabilitas sebagaimana diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan. Kata Kunci: Disabilitas, Perlindungan Hukum, Putusan Hakim, Tindak Pidana Kekerasan Seksual.
| Item Type: | Thesis (Skripsi (Bachelor)) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing : Dr. Fahmi Arisandi, SH. MH |
| Uncontrolled Keywords: | Nilai Akhlak, Anak Usia Dini. |
| Subjects: | Universitas Muhammadiyah Bengkulu > 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum |
| Divisions: | 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum Subjek Terkait > 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Mrs Hildayani Hildayani |
| Date Deposited: | 04 Sep 2026 03:08 |
| Last Modified: | 04 Sep 2026 03:08 |
| URI: | http://repository.umb.ac.id/id/eprint/3938 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

