Anggriani, Astari Dwi (2026) ANALISIS FAKTOR PENYEBAB MARAKNYA TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN DI WILAYAH HUKUM BENGKULU UTARA (STUDI DI WILAYAH POLRES BENGKULU UTARA). Skripsi (Bachelor) thesis, Universitas Muhammadiyah Bengkulu.
|
Text (FULLTEXT)
ASTARI DWI ANGGRIANI_2274201042_FULLTEXT.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text (TURNITIN)
ASTARI DWI ANGGRIANI_2274201042_TURNITIN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text (ABSTRAK-BAB 1)
ASTARI DWI ANGGRIANI_2274201042_ABSTRAK-BAB 1.pdf - Submitted Version Download (2MB) |
|
|
Text (BAB 2)
ASTARI DWI ANGGRIANI_2274201042_BAB 2.pdf - Submitted Version Download (2MB) |
|
|
Text (BAB 3)
ASTARI DWI ANGGRIANI_2274201042_BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
ASTARI DWI ANGGRIANI_2274201042_BAB 4.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
ASTARI DWI ANGGRIANI_2274201042_BAB 5.pdf - Submitted Version Download (831kB) |
|
|
Text (Ref-Lamp)
ASTARI DWI ANGGRIANI_2274201042_Ref-Lamp.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor utama penyebab maraknya tindak pidana pencurian dengan pemberatan di wilayah hukum Polres Bengkulu Utara, serta menganalisis peran dan efektivitas aparat kepolisian dalam mencegah dan menanggulangi kejahatan tersebut. Kajian ini penting dilakukan mengingat data Polres Bengkulu Utara mencatat peningkatan kasus dari 16 kasus pada tahun 2024 menjadi 22 kasus pada tahun 2025, atau naik sekitar 37,5%. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode empiris, melalui wawancara semi-terstruktur, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Data primer diperoleh dari kepala desa di Kecamatan Padang Jaya dan penyidik Kepolisian Resor Bengkulu Utara, sementara data sekunder bersumber dari dokumen kepolisian dan peraturan perundang-undangan terkait, seperti KUHP, KUHAP, dan Undang-Undang Kepolisian. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian hasil, dan triangulasi sumber untuk menjamin keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab pencurian dengan pemberatan meliputi tekanan ekonomi dan kemiskinan, gaya hidup konsumtif akibat judi daring dan minuman keras, pengaruh lingkungan sosial negatif, faktor pendidikan yang tidak signifikan, serta tingginya angka residivisme yang hampir mencapai seratus persen akibat lemahnya efek jera hukuman bagi pelaku pemula. Keterlibatan anak dan remaja, pola waktu kejahatan yang meningkat menjelang hari besar, serta konsentrasi lokasi kejadian turut memperburuk kondisi ini. Dari sisi kelembagaan, Polres Bengkulu Utara menunjukkan kinerja represif yang cukup baik dengan tingkat penyelesaian perkara 70–80%, namun aspek preventif masih lemah akibat keterbatasan CCTV, dan minimnya penanganan akar masalah sosial-ekonomi secara lintas sektor.
| Item Type: | Thesis (Skripsi (Bachelor)) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing : Riri Tri Mayasari, S.H., M.H |
| Uncontrolled Keywords: | Faktor Penyebab,Pencurian dengan Pemberatan, Penegakan Hukum, Polres Bengkulu Utara |
| Subjects: | Universitas Muhammadiyah Bengkulu > 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum |
| Divisions: | 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum Subjek Terkait > 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Mrs Hildayani Hildayani |
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 03:07 |
| Last Modified: | 03 Sep 2026 03:07 |
| URI: | http://repository.umb.ac.id/id/eprint/3891 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

