Oliviani, Aulia (2026) Analisis Collaborative Governance dalam Kebijakan Rehabilitasi Hutan dan Lahan pada DAS Lemau di Kabupaten Bengkulu Tengah. Skripsi (Bachelor) thesis, Universitas Muhammadiyah Bengkulu.
|
Text (FULLTEXT)
AULIA OLIVIANI_2263201051_Fulltext.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (12MB) | Request a copy |
|
|
Text (TURNITIN)
AULIA OLIVIANI_2263201051_Turnitin.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (31MB) | Request a copy |
|
|
Text (ABSTRAK + BAB 1)
AULIA OLIVIANI_2263201051_ABSTRAK-BAB 1.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 2)
AULIA OLIVIANI_2263201051_BAB 2.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 3)
AULIA OLIVIANI_2263201051_BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (645kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
AULIA OLIVIANI_2263201051_BAB 4.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (568kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
AULIA OLIVIANI_2263201051_BAB 5.pdf - Submitted Version Download (178kB) |
|
|
Text (REF+LAMP)
AULIA OLIVIANI_2263201051_REF+LAMP.pdf - Submitted Version Download (4MB) |
Abstract
Collaborative Governance dalam pelaksanaan kebijakan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) di Daerah Aliran Sungai (DAS) Lemau, Kabupaten Bengkulu Tengah, serta mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaannya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi degradasi DAS Lemau, dimana sebagian besar kawasan hutan mengalami penurunan tutupan vegetasi sehingga memerlukan upaya rehabilitasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam terhadap delapan informan, serta studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Analisis dilakukan berdasarkan lima indikator Collaborative Governance menurut Noor et al. (2022), yaitu keterlibatan stakeholder, kesamaan tujuan, komunikasi, kepercayaan, dan pembagian peran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima indikator tersebut secara umum telah terpenuhi pada tataran administratif-formal dan kelembagaan. BPDAS Ketahun, DLHK Provinsi Bengkulu, UPTD KPHL Bukit Daun, kelompok tani, serta pihak pendukung seperti KHDTK Universitas Muhammadiyah Bengkulu dan MAPEL Bengkulu telah menjalankan peran masing-masing melalui mekanisme sosialisasi, koordinasi, dan berita acara kesepakatan. Namun demikian, kolaborasi yang terbangun masih didominasi oleh interaksi antarlembaga birokrasi dan kelompok tani binaan, sementara keterlibatan masyarakat secara lebih luas serta integrasi dengan inisiatif non-pemerintah belum berjalan optimal. Penelitian ini merekomendasikan perluasan jejaring koordinasi lintas aktor serta penguatan pendampingan teknis agar pelaksanaan RHL di DAS Lemau dapat berjalan lebih inklusif dan berkelanjutan Kata Kunci: Collaborative Governance, Rehabilitasi Hutan dan Lahan, Daerah Aliran Sungai, Bengkulu Tengah, Kolaborasi Stakeholder
| Item Type: | Thesis (Skripsi (Bachelor)) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing : Rekho Adriadi M.IP |
| Uncontrolled Keywords: | Collaborative Governance, Rehabilitasi Hutan dan Lahan, Daerah Aliran Sungai, Bengkulu Tengah, Kolaborasi Stakeholder |
| Subjects: | Universitas Muhammadiyah Bengkulu > 08-Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 63201-(S1) Administrasi Publik 08-Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 63201-(S1) Administrasi Publik H-Ilmu Sosial > Administrasi Publik |
| Divisions: | 08-Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 63201-(S1) Administrasi Publik Subjek Terkait > 08-Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 63201-(S1) Administrasi Publik |
| Depositing User: | Mrs Hesti Ayu |
| Date Deposited: | 02 Sep 2026 01:48 |
| Last Modified: | 02 Sep 2026 01:48 |
| URI: | http://repository.umb.ac.id/id/eprint/3706 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

