Hidayati, Metri (2026) EMPOWERMENT RELATIONSHIP AND EMOTIONAL INTELLIGENCE ANTARA PIMPINAN DAN PEGAWAI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN PUBLIK (Studi Kasus Di Pemerintahan Kabupaten Bengkulu Selatan). Tesis (Masters) thesis, Universitas Muhammadiyah Bengkulu.
|
Text (Turnitin)
METRI HIDAYATI_2361101025_ TTRUNITIN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (34MB) | Request a copy |
|
|
Text (Fulltext)
METRI HIDAYATI_2361101025_ FULLTEXT.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text (Abstrak+Bab 1)
METRI HIDAYATI_2361101025_ ABSTRAK & BAB 1.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text (Bab 2)
METRI HIDAYATI_2361101025_ BAB 2 .pdf - Submitted Version Download (376kB) |
|
|
Text (Bab 3)
METRI HIDAYATI_2361101025_ BAB 3 .pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (269kB) | Request a copy |
|
|
Text (Bab 4)
METRI HIDAYATI_2361101025_ BAB 4 .pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (596kB) | Request a copy |
|
|
Text (Bab 5)
METRI HIDAYATI_2361101025_ BAB 5.pdf - Submitted Version Download (149kB) |
|
|
Text (Referensi+Lampiran)
METRI HIDAYATI_2361101025_ REF& LAM .pdf - Submitted Version Download (899kB) |
Abstract
Penelitian ini menganalisis hubungan kekuasaan dan kecerdasan emosional terkait ketidakhadiran pimpinan di lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Bengkulu Selatan. Dengan tingkat ketidakhadiran kepala dinas mencapai 42% dari hari kerja efektif, fenomena ini menciptakan kekosongan kepemimpinan yang berdampak signifikan pada kualitas layanan publik. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, penelitian melibatkan 23 informan dari berbagai kalangan, termasuk pimpinan, pegawai, dan masyarakat pengguna layanan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis dengan teknik coding bertahap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakhadiran pimpinan mengganggu relasi kekuasaan, memaksa pegawai untuk melakukan restrukturisasi informal tanpa legitimasi yang kuat. Terdapat perbedaan persepsi mengenai ketidakhadiran, di mana pimpinan menganggapnya wajar, pegawai merasa diabaikan, dan masyarakat mengalami lambatnya pelayanan. Selain itu, dinamika emosional didominasi oleh frustrasi, dengan kecerdasan emosional berperan penting dalam meredakan dampak negatif. Pegawai pun mengembangkan strategi adaptif melalui kolaborasi dan motivasi intrinsik. Namun, kualitas layanan publik mengalami penurunan, terlihat dari efisiensi yang buruk dan erosi kepercayaan publik. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun pegawai mengembangkan resiliensi, sistem secara keseluruhan mengalami disfungsi. Penelitian ini menekankan pentingnya perbaikan dalam sistem kepemimpinan melalui pengembangan kompetensi dan kehadiran pimpinan yang aktif.
| Item Type: | Thesis (Tesis (Masters)) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing 1 : Dr. Meilaty Finthariasari, S.E.,M.M Pembimbing 2 : Andi Azhar, Ph. D |
| Uncontrolled Keywords: | Empowerment Relationship, Kecerdasan Emosional, Ketidakhadiran Pimpinan, Kualitas Layanan P |
| Subjects: | Universitas Muhammadiyah Bengkulu > 09-Program Pascasarjana > 81101-(S2) Manajemen 09-Program Pascasarjana > 81101-(S2) Manajemen |
| Divisions: | 09-Program Pascasarjana > 81101-(S2) Manajemen Subjek Terkait > 09-Program Pascasarjana > 81101-(S2) Manajemen |
| Depositing User: | Mrs Hesti Ayu |
| Date Deposited: | 22 May 2026 03:19 |
| Last Modified: | 22 May 2026 03:19 |
| URI: | http://repository.umb.ac.id/id/eprint/2793 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

