PERTANGGUNGJAWABAN IBU KANDUNG ATAS PEMBIARAN DAN KETERLIBATAN DALAM TINDAK PIDANA PERSETUBUHAN OLEH AYAH TIRI (STUDI KASUS NOMOR : BP/02/1/RES.1.24/2024/SATRESKRIM)

APRIYANI, YESI (2025) PERTANGGUNGJAWABAN IBU KANDUNG ATAS PEMBIARAN DAN KETERLIBATAN DALAM TINDAK PIDANA PERSETUBUHAN OLEH AYAH TIRI (STUDI KASUS NOMOR : BP/02/1/RES.1.24/2024/SATRESKRIM). Skripsi (Bachelor) thesis, Universitas Muhammadiyah Bengkulu.

[img] Text (Fulltext)
YESI APRIYANI_2174201171_Fulltext.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text (Turnitin)
YESI APRIYANI_2174201171_Turnitin.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text (ABSTRAK + BAB 1)
YESI APRIYANI_2174201171_ABSTRAK+BAB 1.pdf - Submitted Version

Download (2MB)
[img] Text (BAB 2)
YESI APRIYANI_2174201171_BAB 2.pdf - Submitted Version

Download (411kB)
[img] Text (BAB 3)
YESI APRIYANI_2174201171_BAB 3.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (319kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
YESI APRIYANI_2174201171_BAB 4.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (355kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
YESI APRIYANI_2174201171_BAB 5.pdf - Submitted Version

Download (263kB)
[img] Text (Ref + Lamp)
YESI APRIYANI_2174201171_Ref+Lamp.pdf - Submitted Version

Download (373kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan utnuk mengetaahui pertanggungjawaban ibu kandung atas pembiaran dan keterlibatan dalam tindak pidana persetubuhan oleh ayah tiri (Studi Kasus Nomor : BP/02/1/RES.1.24/2024/Satreskrim). Metode yang digunakan peneliti yaitu penelitian empiris yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti mengunakan model analisis secara deskriptif kualitatif. Kesimpulan dari hasil penelitian ini yaitu kasus keterlibatan ibu kandung dalam tindak pidana persetubuhan yang dilakukan oleh ayah tiri terhadap anak menunjukkan urgensi penegakan hukum yang tegas terhadap pelanggaran hak anak dalam lingkungan keluarga. Tindakan pembiaran maupun paksaan yang dilakukan oleh ibu kandung tidak hanya mencerminkan kelalaian terhadap kewajiban sebagai orang tua, tetapi juga merupakan bentuk kejahatan yang diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Anak. Penegakan hukum oleh aparat, khususnya di wilayah hukum Polres Bengkulu Tengah, menunjukkan bahwa pelaku dapat dijatuhi hukuman berat sesuai dengan peran dan tingkat keterlibatannya. Dalam kasus yang dianalisis, ibu kandung dijatuhi pidana penjara selama 15 tahun, mencerminkan keseriusan negara dalam melindungi anak dari kekerasan seksual, khususnya yang terjadi dalam lingkup keluarga. Dengan demikian, keterlibatan ibu dalam kejahatan seksual terhadap anak harus dipandang sebagai bentuk pelanggaran serius yang memerlukan sanksi pidana yang tegas dan adil.

Item Type: Thesis (Skripsi (Bachelor))
Additional Information: Pembimbing : Mikho Ardinata, S.H.,M.H
Uncontrolled Keywords: Tindak Pidana; Pertanggungjawaban Persetubuhan
Subjects: Universitas Muhammadiyah Bengkulu > 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum
06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum
Divisions: 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum
Subjek Terkait > 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum
Depositing User: Mrs Siti Fathonah
Date Deposited: 25 May 2026 02:59
Last Modified: 25 May 2026 02:59
URI: http://repository.umb.ac.id/id/eprint/2632

Actions (login required)

View Item View Item