Alfarruq, Muhammad Zulfikri (2026) ANALISIS YURIDIS PEMBUKTIAN UNSUR PERMUFAKATAN JAHAT DALAM TINDAK PIDANA NARKOTIKA GOLONGAN I (STUDI PUTUSAN 222/PID.SUS/2024/PN CURUP). Skripsi (Bachelor) thesis, Universitas Muhammadiyah Bengkulu.
|
Text (FULLTEXT)
MUHAMMAD ZULFIKRI ALFARRUQ_2274201059_FULLTEXT.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text (TURNITIN)
MUHAMMAD ZULFIKRI ALFARRUQ_2274201059_TURNITIN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (ABSTRAK+BAB 1)
MUHAMMAD ZULFIKRI ALFARRUQ_2274201059_ABSTRAK+BAB 1.pdf - Submitted Version Download (3MB) |
|
|
Text (BAB 2)
MUHAMMAD ZULFIKRI ALFARRUQ_2274201059_BAB 2.pdf - Submitted Version Download (2MB) |
|
|
Text (BAB 3)
MUHAMMAD ZULFIKRI ALFARRUQ_2274201059_BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
MUHAMMAD ZULFIKRI ALFARRUQ_2274201059_BAB 4.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
MUHAMMAD ZULFIKRI ALFARRUQ_2274201059_BAB 5.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text (Ref+Lamp)
MUHAMMAD ZULFIKRI ALFARRUQ_2274201059_Ref+Lamp.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembuktian unsur permufakatan jahat dalam tindak pidana narkotika Golongan I serta menilai kesesuaian pertimbangan hakim dalam Putusan Nomor 222/Pid.Sus/2024/PN Curup dengan ketentuan hukum pidana di Indonesia. Permufakatan jahat merupakan salah satu bentuk tindak pidana yang diatur dalam Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan sering diterapkan dalam perkara peredaran narkotika yang melibatkan lebih dari satu pelaku. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Sumber data yang digunakan berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembuktian unsur permufakatan jahat dalam Putusan Nomor 222/Pid.Sus/2024/PN Curup didasarkan pada alat bukti yang sah sebagaimana diatur dalam Pasal 184 KUHAP, yaitu keterangan saksi, surat, petunjuk, dan keterangan terdakwa. Fakta persidangan membuktikan adanya keterlibatan terdakwa bersama pihak lain dalam melakukan peredaran narkotika melalui pembagian peran, koordinasi, komunikasi, dan pemberian keuntungan sebagai imbalan atas keterlibatannya. Unsur adanya dua orang atau lebih, adanya kesepakatan, serta tujuan melakukan tindak pidana narkotika terbukti secara sah dan meyakinkan. Pertimbangan hakim dalam putusan tersebut telah sesuai dengan sistem pembuktian negatif menurut undang-undang (negatief wettelijk bewijstheorie), karena didasarkan pada minimal dua alat bukti yang sah dan keyakinan hakim. Dengan demikian, penerapan unsur permufakatan jahat dalam perkara ini telah sesuai dengan ketentuan hukum pidana dan hukum acara pidana yang berlaku di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Skripsi (Bachelor)) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing : Riri Tri Mayasari, S.H., M.H |
| Uncontrolled Keywords: | Pembuktian, Permufakatan Jahat, Pertimbangan Hakim, Narkotika Golongan I, Tindak Pidana Narkotika. |
| Subjects: | Universitas Muhammadiyah Bengkulu > 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum |
| Divisions: | 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum Subjek Terkait > 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Mrs Atika Ledia Anggraini |
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 02:09 |
| Last Modified: | 30 Sep 2026 02:09 |
| URI: | http://repository.umb.ac.id/id/eprint/5365 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

