Pranata, Whendi (2026) PEMENUHAN GANTI KERUGIAN AKIBAT KELALAIAN PEMELIHARAAN JALUR LALU LINTAS PEGUNUNGAN (STUDI PUTUSAN NOMOR 8/PDT.G/2025/PN.BGL). Skripsi (Bachelor) thesis, Universitas Muhammadiyah Bengkulu.
|
Text (Fulltext)
WHENDY PRANATA_2274201132_FULLTEXT.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text (Turnitin)
WHENDY PRANATA_2274201132_TURNITIN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (ABSTRAK + BAB 1)
WHENDY PRANATA_2274201132_ABSTRAK+BAB 1.pdf - Submitted Version Download (3MB) |
|
|
Text (BAB 2)
WHENDY PRANATA_2274201132_BAB 2.pdf - Submitted Version Download (3MB) |
|
|
Text (BAB 3)
WHENDY PRANATA_2274201132_BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
WHENDY PRANATA_2274201132_BAB 4.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
WHENDY PRANATA_2274201132_BAB 5.pdf - Submitted Version Download (944kB) |
|
|
Text (Ref+Lamp)
WHENDY PRANATA_2274201132_Ref+Lamp.pdf - Submitted Version Download (880kB) |
Abstract
Penelitian ini berjudul “Pemenuhan Ganti Kerugian Akibat Kelalaian Pemeliharaan Jalur Lalu Lintas Pegunungan (Studi Putusan Nomor 8/Pdt.G/2025/PN.Bgl)”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis, pertama, pertimbangan hakim dalam Putusan Nomor 8/Pdt.G/2025/PN.Bgl terkait kelalaian pemeliharaan jalur lalu lintas pegunungan, dan kedua, bentuk pemenuhan ganti kerugian yang diberikan kepada penggugat dalam putusan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan kasus (case approach). Data yang digunakan meliputi bahan hukum primer berupa putusan pengadilan dan KUHPerdata, serta bahan hukum sekunder berupa literatur hukum, buku, dan jurnal yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hakim dalam Putusan Nomor 8/Pdt.G/2025/PN.Bgl didasarkan pada ketentuan Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata tentang perbuatan melawan hukum. Hakim menilai terpenuhinya unsur perbuatan melawan hukum berupa kelalaian dalam pemeliharaan jalur lalu lintas pegunungan, unsur kesalahan dalam bentuk kelalaian (negligence), unsur kerugian yang dialami penggugat, serta adanya hubungan kausal antara kelalaian tergugat dengan kerugian yang timbul. Selain itu, hakim juga mempertimbangkan alat bukti yang diajukan para pihak serta asas keadilan, kepatutan, dan kemanfaatan hukum dalam menjatuhkan putusan. Selanjutnya, hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pemenuhan ganti kerugian dalam putusan tersebut tidak hanya berupa ganti rugi materiil dan immateriil, tetapi juga dapat berupa pemulihan keadaan (restitutio in integrum) melalui perbaikan jalur lalu lintas pegunungan sebagai objek sengketa. Hal ini menunjukkan bahwa pemenuhan ganti kerugian tidak hanya bersifat kompensasi finansial, tetapi juga bersifat pemulihan kondisi dan pencegahan terulangnya kerugian di masa mendatang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pertimbangan hakim dan bentuk pemenuhan ganti kerugian dalam perkara tersebut telah mencerminkan penerapan prinsip tanggung jawab perdata berdasarkan perbuatan melawan hukum secara komprehensif serta memberikan perlindungan hukum dan keadilan bagi penggugat
| Item Type: | Thesis (Skripsi (Bachelor)) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing : Dr. Sinung Mufti Hangabei, S.H., M.H |
| Uncontrolled Keywords: | Ganti Kerugian, Kelalaian, Perbuatan Melawan Hukum, Jalur Lalu Lintas Pegunungan, KUHPerdata |
| Subjects: | K-Hukum > Hukum (Umum) |
| Divisions: | 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum Subjek Terkait > 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Mrs Siti Fathonah |
| Date Deposited: | 14 Sep 2026 02:51 |
| Last Modified: | 14 Sep 2026 02:51 |
| URI: | http://repository.umb.ac.id/id/eprint/4833 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

