Pasaga, Najwa Aulia (2026) PENYELESAIAN SENGKETA AKIBAT PERCERAIAN MELALUI LEMBAGA ADAT “JENANG KUTAI” (STUDI KASUS DI DESA LEMAU PIT, KECAMATAN LEBONG SAKTI, KABUPATEN LEBONG). Skripsi (Bachelor) thesis, Universitas Muhammadiyah Bengkulu.
|
Text (FULLTEXT)
NAJWA AULIA PASAGA_2274201131_Fulltext.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text (TURNITIN)
NAJWA AULIA PASAGA_2274201131_TURNITIN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text (ABSTRAK - BAB 1)
NAJWA AULIA PASAGA_2274201131_ABSTRAK-BAB 1.pdf - Submitted Version Download (2MB) |
|
|
Text (BAB 2)
NAJWA AULIA PASAGA_2274201131_BAB 2.pdf - Submitted Version Download (975kB) |
|
|
Text (BAB 3)
NAJWA AULIA PASAGA_2274201131_BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
NAJWA AULIA PASAGA_2274201131_BAB 4.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
NAJWA AULIA PASAGA_2274201131_BAB 5.pdf - Submitted Version Download (782kB) |
|
|
Text (REF - LAMP)
NAJWA AULIA PASAGA_2274201131_Ref-Lamp.pdf - Submitted Version Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme penyelesaian sengketa akibat perceraian melalui lembaga adat Jenang Kutai di Desa Lemau Pit, Kecamatan Lebong Sakti, Kabupaten Lebong, serta mengkaji kesesuaiannya dengan ketentuan hukum positif di Indonesia dan dampaknya terhadap kehidupan sosial masyarakat. Penelitian menggunakan metode penelitian hukum yuridis empiris dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dengan Ketua Adat Jenang Kutai, tokoh masyarakat, dan warga yang terlibat dalam penyelesaian sengketa, serta didukung oleh studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, buku, dan jurnal yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelesaian sengketa akibat perceraian melalui lembaga adat Jenang Kutai dilakukan secara bertahap melalui musyawarah keluarga, mediasi oleh tokoh adat, dan musyawarah adat apabila diperlukan. Penyelesaian lebih menitikberatkan pada perlindungan kepentingan anak, pengaturan hak asuh, pemenuhan tanggung jawab orang tua, serta menjaga keharmonisan hubungan antar keluarga. Keputusan yang dihasilkan didasarkan pada kesepakatan para pihak sehingga memiliki tingkat kepatuhan yang tinggi. Mekanisme tersebut selaras dengan ketentuan hukum positif, khususnya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa, serta pengakuan terhadap masyarakat hukum adat dalam Pasal 18B ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Penelitian ini juga menemukan bahwa perceraian tidak hanya berdampak pada aspek hukum, tetapi juga memengaruhi kondisi sosial, ekonomi, dan psikologis para pihak serta hubungan antarkeluarga dalam masyarakat adat. Oleh karena itu, keberadaan lembaga adat Jenang Kutai memiliki peran strategis sebagai mekanisme penyelesaian sengketa yang berbasis musyawarah, keadilan restoratif, dan kearifan lokal sehingga mampu menjaga keharmonisan serta stabilitas sosial masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Skripsi (Bachelor)) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing : Dr. Fahmi Arisandi, S.H., M.H. |
| Uncontrolled Keywords: | Penyelesaian Sengketa, Perceraian, Jenang Kutai, Hukum Adat, Hukum Positif. |
| Subjects: | Universitas Muhammadiyah Bengkulu > 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum |
| Divisions: | 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum Subjek Terkait > 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Mrs Sarah Mentari Utama |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 02:01 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 02:01 |
| URI: | http://repository.umb.ac.id/id/eprint/4399 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

