ANALISIS YURIDIS PERLINDUNGAN HUKUM NELAYAN DALAM PERJANJIAN BAGI HASIL TAK TERTULIS BERDASARKAN HUKUM POSITIF INDONESIA (Studi di Kelurahan Teluk Sepang)

Johan, Ahmad (2026) ANALISIS YURIDIS PERLINDUNGAN HUKUM NELAYAN DALAM PERJANJIAN BAGI HASIL TAK TERTULIS BERDASARKAN HUKUM POSITIF INDONESIA (Studi di Kelurahan Teluk Sepang). Skripsi (Bachelor) thesis, Universitas Muhammadiyah Bengkulu.

[img] Text (FULLTEXT)
AHMAD JOHAN_2274201189_FULLTEXT (1).n.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text (TURNITIN)
AHMAD JOHAN_2274201189_TURNITIN.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (ABSTRAK + BAB 1)
AHMAD JOHAN_2274201189_ABSTRAK+BAB 1.pdf - Submitted Version

Download (3MB)
[img] Text (BAB 2)
AHMAD JOHAN_2274201189_BAB 2.pdf - Submitted Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB 3)
AHMAD JOHAN_2274201189_BAB 3.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
AHMAD JOHAN_2274201189_BAB 4.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
AHMAD JOHAN_2274201189_BAB 5.pdf - Submitted Version

Download (998kB)
[img] Text (REF+LAMP)
AHMAD JOHAN_2274201189_Ref+Lamp.pdf - Submitted Version

Download (1MB)

Abstract

Perjanjian bagi hasil antara pemilik kapal dan nelayan merupakan bentuk hubungan hukum yang banyak diterapkan dalam kegiatan penangkapan ikan oleh masyarakat pesisir. Di Kelurahan Teluk Sepang, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, perjanjian bagi hasil pada umumnya dilakukan secara lisan berdasarkan kebiasaan yang telah berlangsung secara turun-temurun tanpa dibuat dalam bentuk perjanjian tertulis. Kondisi tersebut menimbulkan permasalahan hukum mengenai perlindungan hukum bagi nelayan dan kepastian hukum para pihak apabila terjadi perselisihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik pelaksanaan perjanjian bagi hasil tak tertulis antara pemilik kapal dan nelayan di Kelurahan Teluk Sepang serta menganalisis perlindungan hukum nelayan berdasarkan hukum positif Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan yuridis empiris. Data diperoleh melalui wawancara dengan pemilik kapal, nelayan, dan aparat Kelurahan Teluk Sepang serta didukung oleh studi kepustakaan yang meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan menghubungkan fakta-fakta hasil penelitian di lapangan dengan ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, khususnya Pasal 1320 dan Pasal 1338, serta Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1964 tentang Bagi Hasil Perikanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian bagi hasil antara pemilik kapal dan nelayan di Kelurahan Teluk Sepang dilaksanakan secara lisan melalui kesepakatan mengenai pembagian hasil tangkapan, biaya operasional, serta hak dan kewajiban masing-masing pihak sebelum kegiatan melaut dilakukan. Perjanjian tersebut didasarkan pada rasa saling percaya dan kebiasaan yang telah berkembang dalam masyarakat nelayan. Berdasarkan Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, perjanjian tersebut telah memenuhi syarat sah perjanjian, sedangkan Pasal 1338 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata memberikan kekuatan mengikat terhadap perjanjian yang dibuat secara sah meskipun tidak dituangkan secara tertulis. Namun demikian, perlindungan hukum terhadap nelayan belum terlaksana secara optimal karena tidak adanya perjanjian tertulis yang dapat memberikan kepastian hukum dan memperkuat pembuktian apabila terjadi sengketa. Dalam praktiknya, penyelesaian perselisihan lebih banyak dilakukan melalui musyawarah berdasarkan kebiasaan masyarakat daripada melalui mekanisme hukum formal. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kesadaran hukum masyarakat serta penyusunan perjanjian tertulis yang sederhana sebagai upaya memperkuat perlindungan hukum dan kepastian hukum bagi para pihak, khususnya nelayan.

Item Type: Thesis (Skripsi (Bachelor))
Additional Information: Pembimbing : Hendri Padmi S.H,.M.H.
Uncontrolled Keywords: Hukum Positif Indonesia, Perjanjian Bagi Hasil, Perjanjian Tak Tertulis, Perlindungan Hukum, Nelayan.
Subjects: Universitas Muhammadiyah Bengkulu > 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum
06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum
Divisions: 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum
Subjek Terkait > 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum
Depositing User: Mrs Hildayani Hildayani
Date Deposited: 11 Sep 2026 02:34
Last Modified: 11 Sep 2026 02:34
URI: http://repository.umb.ac.id/id/eprint/4368

Actions (login required)

View Item View Item