Maharani, Diah Ayu Cesti (2026) ANALISIS KEKERASAN REMAJA DALAM FILM PENGEPUNGAN DI BUKIT DURI. Skripsi (Bachelor) thesis, Universitas Muhammadiyah Bengkulu.
|
Text (fulltext)
Diah Ayu Cesti M_2270201053_FULLTEXT.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
|
|
Text (turnitin)
Diah Ayu Cesti M_2270201053_turnitin.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (18MB) | Request a copy |
|
|
Text (abstrak+bab 1)
Diah Ayu Cesti M_2270201053_ABSTRAK+BAB 1.pdf - Submitted Version Download (174kB) |
|
|
Text (bab 2)
Diah Ayu Cesti M_2270201053_BAB 2.pdf - Submitted Version Download (171kB) |
|
|
Text (bab 3)
Diah Ayu Cesti M_2270201053_BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (218kB) | Request a copy |
|
|
Text (bab 4)
Diah Ayu Cesti M_2270201053_BAB 4.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (408kB) | Request a copy |
|
|
Text (bab 5)
Diah Ayu Cesti M_2270201053_BAB 5.pdf - Submitted Version Download (28kB) |
|
|
Text (ref+lampiran)
Diah Ayu Cesti M_2270201053_REF+LAMP.pdf - Submitted Version Download (386kB) |
Abstract
Film sebagai media komunikasi massa tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga merepresentasikan realitas sosial, termasuk fenomena kekerasan remaja. Film Pengepungan di Bukit duri (2025) karya Joko Anwar menghadirkan potret kekerasan remaja di lingkungan sekolah dengan latar sosial yang diwarnai kebencian dan diskriminasi rasial, sehingga menarik untuk dikaji secara akademis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kekerasan remaja dipresentasikan dalam film tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis analisis semiotika Roland Barthes, yang mengurai makna melalui tiga tingkatan, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Sumber data primer berupa film itu sendiri, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan penelitian terdahulu yang relavan. Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan dokumentasi berupa tangkapan layar adegan terpilih, dengan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber, metode, dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan remaja dalam film ini tampil dalam empat bentuk, yaitu kekerasan fisik, verbal, psikologis, dan kolektif, yang masing-masing dibangun melalui tanda visual, verbal, dan naratif tertentu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kekerasan remaja direpresentasikan sebagai fenomena berlapis yang pada tingkat mitos, membentuk konstruksi ideologis bahwa kekerasan dipandang sebagai respons yang wajar, bahkan diperlukan bagi remaja untuk bertahan hidup, memperoleh status sosial dan menjaga solidaritas kelompok di tengah lingkungan sosial dan pendidikan yang tidak lagi memberikan rasa aman. Temuan ini memperkuat sekaligus memperluas kajian-kajian terdahulu mengenai film yang sama dengan menunjukkan bahwa pendekatan semiotika Roland Barthes mampu mengungkap lapisan mitos ideologis di balik representasi kegagalan sistem pendidikan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi (Bachelor)) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing : Fitria Yuliani, M.A |
| Uncontrolled Keywords: | Kekerasan Remaja, Semiotika, Representasi Media, Film Indonesia, Pengepungan di Bukit Duri |
| Subjects: | Universitas Muhammadiyah Bengkulu > 08-Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 70201-(S1) Ilmu Komunikasi 08-Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 70201-(S1) Ilmu Komunikasi |
| Divisions: | 08-Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 70201-(S1) Ilmu Komunikasi Subjek Terkait > 08-Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 70201-(S1) Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Mrs Sarah Mentari Utama |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 03:12 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 03:12 |
| URI: | http://repository.umb.ac.id/id/eprint/4274 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

