Astriany, Revina (2026) REPRESENTASI TRAUMA MASA KECIL DALAM FILM "RUMAH UNTUK ALIE'. Skripsi (Bachelor) thesis, Universitas Muhammadiyah Bengkulu.
|
Text (FULLTEXT)
REVINA ASTRIANY_2270201048_FullText.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
|
|
Text (TURNITIN)
REVINA ASTRIANY_2270201048_Turnitin.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (26MB) | Request a copy |
|
|
Text (ABSTRAK + BAB I)
REVINA ASTRIANY_2270201048_ABSTRAK + BAB 1.pdf - Submitted Version Download (254kB) |
|
|
Text (BAB II)
REVINA ASTRIANY_2270201048_BAB II.pdf - Submitted Version Download (277kB) |
|
|
Text (BAB III)
REVINA ASTRIANY_2270201048_BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (275kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
REVINA ASTRIANY_2270201048_BAB IV.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (562kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
REVINA ASTRIANY_2270201048_BAB V.pdf - Submitted Version Download (141kB) |
|
|
Text (Referensi + Lampiran)
REVINA ASTRIANY_2270201048_Ref + Lamp.pdf - Submitted Version Download (202kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi trauma masa kecil dalamfilm Rumah untuk Alie (2025) karya sutradara Herwin Novianto. Filmini mengisahkan Alie, seorang gadis remaja berusia 16 tahun yang menjadi korbankekerasan fisik dan emosional dari ayah serta keempat kakak laki-lakinya setelahdituduh sebagai penyebab kematian ibunya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisissemiotika Roland Barthes yang mencakup tiga tataran makna: denotasi, konotasi, dan mitos. Data primer berupa rekaman visual film yang dianalisis melalui empat unit analisis, yaitu karakteristik emosional, perilaku, relasi sosial, dan psikologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa trauma masa kecil direpresentasikan secaraberlapis. Pada tataran denotatif, film menampilkan situasi keluarga yang tampakbiasa. Pada tataran konotatif, setiap adegan menyimpan makna yang lebih dalam: pengabaian berulang merepresentasikan kekerasan emosional laten, kesendirianAlie di makam ibunya mencerminkan internalisasi rasa bersalah tidak proporsional, tindakan kekerasan ayah merepresentasikan dominasi patriarki, dan ekspresi kosong Alie menggambarkan luka batin yang tersembunyi. Pada tataran mitos, filmini membongkar ideologi bahwa rumah selalu menjadi tempat aman, denganmenunjukkan bahwa struktur keluarga patriarkal justru dapat menjadi sumber trauma yang paling destruktif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa film Rumah untuk Alie merepresentasikantrauma masa kecil melalui empat dimensi: keterasingan emosional, penarikandiri dan internalisasi rasa bersalah, kekerasan berbasis ketimpangan kuasa, serta lukabatin yang tidak tampak. Film ini menegaskan pentingnya kehadiran emosional dalam keluarga sebagai fondasi tumbuh kembang anak yang sehat.
| Item Type: | Thesis (Skripsi (Bachelor)) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing : Fitria Yuliani, M.A |
| Uncontrolled Keywords: | Representasi, Trauma Masa Kecil, Semiotika Roland Barthes, FilmRumah untuk Alie, Kekerasan dalam Keluarga |
| Subjects: | Universitas Muhammadiyah Bengkulu > 08-Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 70201-(S1) Ilmu Komunikasi 08-Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 70201-(S1) Ilmu Komunikasi |
| Divisions: | 08-Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 70201-(S1) Ilmu Komunikasi Subjek Terkait > 08-Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 70201-(S1) Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Mrs Sarah Mentari Utama |
| Date Deposited: | 07 Sep 2026 02:21 |
| Last Modified: | 07 Sep 2026 02:21 |
| URI: | http://repository.umb.ac.id/id/eprint/4230 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

