FAKTOR-FAKTOR KRIMINOGEN YANG MEMPENGARUHI RESIDIVIS PELAKU TINDAK PIDANA NARKOTIKA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II A BENGKULU

Quano, Muhammad Fadza (2026) FAKTOR-FAKTOR KRIMINOGEN YANG MEMPENGARUHI RESIDIVIS PELAKU TINDAK PIDANA NARKOTIKA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II A BENGKULU. Skripsi (Bachelor) thesis, Universitas Muhammadiyah Bengkulu.

[img] Text (FULLTEXT)
MUHAMMAD FADZA QUANO_2274201127_FULLTEXT.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text (TURNITIN)
MUHAMMAD FADZA QUANO_2274201127_TURNITIN.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (ABSTRAK - BAB 1)
MUHAMMAD FADZA QUANO_2274201127_ABSTRAK-BAB 1.pdf - Submitted Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB 2)
MUHAMMAD FADZA QUANO_2274201127_BAB 2.pdf - Submitted Version

Download (2MB)
[img] Text (BAB 3)
MUHAMMAD FADZA QUANO_2274201127_BAB 3.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
MUHAMMAD FADZA QUANO_2274201127_BAB 4.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
MUHAMMAD FADZA QUANO_2274201127_BAB 5.pdf - Submitted Version

Download (967kB)
[img] Text (REF - LAMP)
MUHAMMAD FADZA QUANO_2274201127_Ref-Lamp.pdf - Submitted Version

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor kriminogen yang mempengaruhi residivisme pelaku tindak pidana narkotika serta pelaksanaan pembinaan narapidana dan kedudukan rehabilitasi bagi penyalah guna atau pemakai narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan kriminologis dan sosiologis. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara kualitatif. Data tahun 2022-2026 menunjukkan 408 narapidana residivis narkotika, terdiri atas 273 orang penyalah guna sekaligus pengedar, 100 orang kurir, dan 35 orang produsen atau pembuat narkotika. Dalam data penelitian tidak terdapat kategori pemakai murni yang menjalani pidana di Lapas; narapidana yang memiliki riwayat pemakaian juga berperan sebagai pengedar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa residivisme dipengaruhi oleh ketergantungan narkotika, rendahnya kontrol diri, lemahnya kesadaran hukum, tekanan ekonomi, lingkungan pergaulan negatif, kurangnya dukungan keluarga, dan stigma masyarakat. Pembinaan pemasyarakatan berlaku bagi seluruh narapidana sesuai kebutuhan dan tingkat risikonya. Rehabilitasi pada dasarnya diperuntukkan bagi penyalah guna atau pemakai murni, korban penyalahgunaan, dan pecandu berdasarkan asesmen, serta tidak secara otomatis diberikan kepada penyalah guna sekaligus pengedar, kurir, maupun produsen. Apabila narapidana pelaku peredaran gelap juga mengalami ketergantungan, penanganan adiksi hanya ditujukan pada aspek pemulihannya tanpa menghapus pembinaan dan pertanggungjawaban atas peran peredaran gelap. Pencegahan residivisme perlu dilaksanakan secara terpadu antara Lapas, Bapas, keluarga, masyarakat, dan pemerintah.

Item Type: Thesis (Skripsi (Bachelor))
Additional Information: Pembimbing : Hendi Sastra Putra, S.H., M.H.
Uncontrolled Keywords: Kriminogen, Residivis, Narkotika, Pembinaan, Rehabilitasi.
Subjects: Universitas Muhammadiyah Bengkulu > 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum
06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum
Divisions: 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum
Subjek Terkait > 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum
Depositing User: Mrs Hildayani Hildayani
Date Deposited: 05 Sep 2026 05:05
Last Modified: 05 Sep 2026 05:05
URI: http://repository.umb.ac.id/id/eprint/4133

Actions (login required)

View Item View Item