Andini, Meri (2026) Tinjauan Yuridis Pelaksanaan Pemeriksaan Laboratoris Barang Bukti Tindak Pidana Narkotika Oleh Kepolisian Dan Balai Pengawasan Obat Dan Makanan Kota Bengkulu. Skripsi (Bachelor) thesis, Universitas Muhammadiyah Bengkulu.
|
Text (Fulltext)
MERI ANDINI_2274201041_Fulltext.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text (Turnitin)
MERI ANDINI_2274201041_Turnitin.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (ABSTRAK+BAB 1)
MERI ANDINI_2274201041_ABSTRAK+BAB 1.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 2)
MERI ANDINI_2274201041_BAB 2.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 3)
MERI ANDINI_2274201041_BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
MERI ANDINI_2274201041_BAB 4.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (963kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
MERI ANDINI_2274201041_BAB 5.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text (Ref+Lamp)
MERI ANDINI_2274201041_Ref+Lamp.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pemeriksaan laboratoris terhadap barang bukti tindak pidana narkotika oleh Kepolisian dan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Bengkulu serta untuk menganalisis keabsahan hasil pengujian laboratorium tersebut dalam perspektif hukum pembuktian pidana. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris dengan pendekatan yuridis empiris. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis secara kualitatif deskriptif dengan mengkaji kesesuaian antara praktik di lapangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pemeriksaan barang bukti narkotika oleh Kepolisian dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu penangkapan dan penggeledahan, penyitaan barang bukti, pembuatan berita acara penyitaan, penimbangan dan penyegelan barang bukti, pencatatan administrasi, serta penyimpanan pada Direktorat Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Dittahti). Selanjutnya, sebagian sampel barang bukti dikirim ke BPOM Kota Bengkulu untuk dilakukan pengujian laboratorium berdasarkan kerja sama antara Kepolisian dan BPOM. Proses pengujian laboratorium dilakukan melalui tahapan verifikasi administrasi, registrasi sampel, pengujian menggunakan metode ilmiah, hingga penerbitan laporan hasil uji laboratorium. Keabsahan hasil pengujian laboratorium BPOM memiliki kekuatan hukum dalam proses pembuktian perkara tindak pidana narkotika karena dilakukan oleh laboratorium yang terakreditasi, menggunakan metode ilmiah yang tervalidasi, serta didasarkan pada kerja sama resmi antara Kepolisian dan BPOM. Laporan hasil uji laboratorium tersebut dapat digunakan sebagai alat bukti surat dan sebagai dasar keterangan ahlidalam persidangan sesuai dengan ketentuan hukum acara pidana. Dengan demikian,hasil pengujian laboratorium BPOM memiliki kedudukan penting dalam memastikan keaslian dan jenis barang bukti narkotika serta memperkuat proses pembuktian dalam peradilan pidana. Kata Kunci : Barang Bukti, Narkotika, Pemeriksaan Laboratoris, BPOM, Pembuktian Pidana.
| Item Type: | Thesis (Skripsi (Bachelor)) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: Riri Tri Mayasari, S.H.,M.H |
| Uncontrolled Keywords: | Nilai Akhlak, Anak Usia Dini |
| Subjects: | Universitas Muhammadiyah Bengkulu > 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum |
| Divisions: | 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum Subjek Terkait > 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Mrs Hesti Ayu |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 02:42 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 02:42 |
| URI: | http://repository.umb.ac.id/id/eprint/3468 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

