Tristiati, Tristiati (2026) Analisis Kriminologis Penyimpangan Seksual Inses di Kota Bengkulu (Studi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu). Skripsi (Bachelor) thesis, Universitas Muhammadiyah Bengkulu.
|
Text (Fulltext)
TRISTIATI_2274201163_Fulltext.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text (Turnitin)
TRISTIATI_2274201163_TURNITIN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text (Abstrak-Bab 1)
TRISTIATI_2274201163_ABSTRAK-BAB 1.pdf - Submitted Version Download (2MB) |
|
|
Text (Bab 2)
TRISTIATI_2274201163_BAB 2.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text (Bab 3)
TRISTIATI_2274201163_BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (Bab 4)
TRISTIATI_2274201163_BAB 4.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (989kB) | Request a copy |
|
|
Text (Bab 5)
TRISTIATI_2274201163_BAB 5.pdf - Submitted Version Download (830kB) |
|
|
Text (Ref-Lampiran)
TRISTIATI_2274201163_Ref-Lamp.pdf - Submitted Version Download (2MB) |
Abstract
Tindak pidana inses merupakan salah satu bentuk kekerasan seksual yang terjadi dalam lingkup keluarga dan menimbulkan dampak serius bagi korban, baik secara psikologis, sosial, maupun hukum. Kejahatan ini sering kali sulit terungkap karena terjadi dalam hubungan keluarga yang memiliki kedekatan emosional serta adanya tekanan sosial yang menyebabkan korban enggan melaporkan peristiwa tersebut. Oleh karena itu, pendekatan kriminologis diperlukan untuk memahami faktor faktor yang melatarbelakangi terjadinya kejahatan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kriminologis tindak pidana pemerkosaan inses yang terjadi di Kota Bengkulu serta mengetahui bentuk pembinaan terhadap narapidana pelaku inses di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara terhadap tiga narapidana pelaku tindak pidana inses berinisial HT, DE, AS, dan bapak Aris Firdaus selaku staf bimbingan pemasyarakatan dan perawatan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkulu. Data penelitian juga didukung oleh wawancara dengan keluarga korban dan masyarakat sekitar serta analisis terhadap tiga putusan pengadilan yang berkaitan dengan tindak pidana inses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak pidana inses dipengaruhi oleh empat faktor utama yang dianalisis melalui teori kriminologi. Pertama, pembelajaran perilaku menyimpang dari lingkungan (Differential Association Theory). Kedua, lemahnya ikatan sosial dan pengawasan keluarga yang tidak utuh akibat perceraian (Social Control Theory). Ketiga, tersedianya kesempatan akibat minimnya pengawasan pada saat kejadian berlangsung (Routine Activity Theory). Keempat, melemahnya fungsi norma moral dan agama pada diri pelaku (Anomie Theory). Adapun pembinaan narapidana kasus inses di Lapas Kelas IIA Bengkulu telah berjalan sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022, mencakup pembinaan kepribadian, keagamaan, kesadaran hukum, dan kemandirian vokasional. Seluruh warga binaan mendapat perlakuan yang sama tanpa diskriminasi, meskipun belum tersedia program khusus bagi pelaku penyimpangan seksual.
| Item Type: | Thesis (Skripsi (Bachelor)) |
|---|---|
| Additional Information: | Riri Tri Mayasari, S.H., M.H. |
| Uncontrolled Keywords: | Kriminologi, Inses, Penyimpangan Seksual, Pembinaan Narapidana, Lembaga Pemasyarakatan. |
| Subjects: | Universitas Muhammadiyah Bengkulu > 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum |
| Divisions: | 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum Subjek Terkait > 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Mrs Meri Susanti R |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 02:27 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 02:49 |
| URI: | http://repository.umb.ac.id/id/eprint/3358 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

