APRILINA, DELYA (2026) GAYA BAHASA IRONI DALAM FILM IMPERFECT KARYA ERNEST PRAKASA. Skripsi (Bachelor) thesis, Universitas Muhammadiyah Bengkulu.
|
Text (Abstract + Bab 1)
DELYA APRILINA_2288201038_Abstrak+BAB 1.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 2)
DELYA APRILINA_2288201038_BAB 2.pdf - Submitted Version Download (177kB) |
|
|
Text (BAB 3)
DELYA APRILINA_2288201038_BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (143kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
DELYA APRILINA_2288201038_BAB 4.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (302kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
DELYA APRILINA_2288201038_BAB 5.pdf - Submitted Version Download (13kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
DELYA APRILINA_2288201038_Fulltext.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text (REFFRENSI)
DELYA APRILINA_2288201038_Reff+Lamp.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text (TURNITIN)
DELYA APRILINA_2288201038_Turnitin.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
Abstract
Masalah dalam penelitian ini adalah penggunaan gaya bahasa ironi dalam film Imperfect karya Ernest Prakasa. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan jenis gaya bahasa ironi dan makna gaya bahasa ironi yang terdapat dalam film Imperfect karya Ernest Prakasa. Manfaat yang diperoleh dari penelitian ini terdiri atas manfaat teoritis dan praktis. Data dalam penelitian ini berupa kutipan dialog yang mengandung gaya bahasa ironi dalam film Imperfect. Sumber data yang digunakan adalah film Imperfect karya sutradara Ernest Prakasa dengan durasi 1 jam 53 menit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik simak dan teknik catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penggunaan gaya bahasa ironi dalam film Imperfect yang berjumlah 100 data. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan tiga jenis gaya bahasa ironi yang didasari oleh tindak tutur asertif. Dari 100 data tersebut, ditemukan 42data yang mengandung Makna Estetis (MI-1). Makna estetis ini berfungsi membangun kedalaman emosional, keindahan pesan moral, dan menciptakan empati penonton terhadap penderitaan tokoh utama. Selanjutnya, ditemukan 58 data yang mengandung Makna Evaluatif (MI-2). Makna evaluatif menjadi temuan yang paling dominan karena gaya bahasa ironi dalam film ini digunakan sebagai instrumen kritik sosial, penilaian negatif, dan penghakiman terhadap fenomena perundungan fisik (body shaming) serta standar kecantikan di lingkungan keluarga maupun profesional. Penggunaan gaya bahasa ironi dalam film ini tidak hanya berfungsi sebagai unsur estetika karya sastra, tetapi juga sebagai sarana evaluasi kritis terhadap perilaku sosial masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Skripsi (Bachelor)) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing Dra.Jelita Zakaria, M.Pd |
| Uncontrolled Keywords: | Gaya Bahasa, Ironi, Film, Imperfect |
| Subjects: | Universitas Muhammadiyah Bengkulu > 07-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > 88201-(S1) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 07-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > 88201-(S1) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia |
| Divisions: | 07-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > 88201-(S1) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Subjek Terkait > 07-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > 88201-(S1) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia |
| Depositing User: | Unnamed user with email indranovemri@umb.ac.id |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 03:21 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 03:21 |
| URI: | http://repository.umb.ac.id/id/eprint/2861 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

