Muhammad, Wafi and Finthariasari, Meliaty (2026) STRATEGI NOISE: EKSPLORASI NETNOGRAFI KONTEN NOISE DI AKUN TIKTOK UMKM INDONESIA. Jurnal Manajerial, Vol.13 (No. 1). ISSN 2621-5055
|
Text (Artikel Jurnal)
Wafi Muhammad_2261201136_Artikel Jurnal.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (807kB) | Request a copy |
|
|
Text (Turnitin)
Wafi Muhammad_2261201136_Turnitin.pdf - Published Version Download (1MB) |
Abstract
Latar belakang: peningkatan pengguna TikTok di Indonesia menciptakan persaingan kuat untuk meraih atensi audiens. Kondisi ini memaksa UMKM untuk berinovasi dengan menggunakan konten yang bising dan mengganggu yang dikemas dengan cara komedi dan absurd, yang dikenal sebagai noise. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana UMKM Indonesia membuat dan menarasikan konten noise di TikTok, serta bagaimana audiens merespons konten tersebut dalam budaya digital lokal. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi faktor keberhasilan, batas efektivitas, dan risiko menggunakan noise sebagai strategi komunikasi pemasaran UMKM di tengah persaingan ekonomi perhatian. Metodologi: netnografi retrospektif dari postingan 5 akun TikTok UMKM Indonesia di bulan MeiOktober. Ekstraksi data menggunakan Apify.com meliputi 495 video dan 1.426 komentar. Purposive sampling dengan maximum variation strategy diterapkan. Analisis tematik induktif dilakukan dalam lima tahap. Keterlibatan berkelanjutan, triangulasi, debriefing rekan, dan analisis kasus negatif memastikan bahwa data dinyatakan valid. Hasil dan pembahasan: Lima akun UMKM memiliki karakteristik noise yang berbeda (cultural adaptation, aggressive integration, raw editing, meme, AI-generated content). Dua pola utama respons audiens adalah interogatif, yang terdiri dari pertanyaan yang menunjukkan rasa ingin tahu dan kebutuhan untuk informasi lebih lanjut, dan resonansi positif, yang ditunjukkan oleh ikatan dan humor yang dibagi dalam kelompok. Efektivitas strategi noise bergantung pada bagaimana identitas merek, ekspektasi audiens, dan cara penyampaian pesan bekerja sama. Dengan pendekatan soft selling dan variasi konten kontekstual, akun @danielbudianto28 mencapai tingkat keterlibatan tertinggi sebesar 8,25%, sedangkan akun @geroz_official hanya mencapai 1,74% karena dominasi hard selling repetitif dan kurangnya inovasi naratif. Kesimpulan: Strategi noise merupakan langkah berani dan inovatif dalam menjangkau audiens di lingkungan media jenuh. Kelima UMKM tersebut sadar dengan menerapkan noise akan menciptakan diferensiasi yang disertai keuntungan biaya yang hemat. Implikasi Penelitian: Noise strategy dapat dikonsepkan menjadi inovasi berkelanjutan yang strategis, serta memperkenalkan algorithmic negotiation antara kreator-audiens-platform. Untuk UMKM, Kerangka Kerja Implementasi Pemasaran Bising dibuat untuk memasukkan alat untuk menilai kesiapan, pedoman konten, daftar periksa mitigasi risiko, dan ukuran kinerja. Batasan: Analisis ini terbatas pada lima perusahaan mikro, kecil, dan menengah (MSME) di bidang F&B dan layanan jasa, jangka waktu observasi enam bulan, penekanan pada komentar publik, kurangnya data jangka panjang tentang kesetiaan merek, dan fokus pada satu platform.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Additional Information: | Jurnal ini telah terbit pada Jurnal Manajerial, Vol.13 No. 1, 2026 |
| Uncontrolled Keywords: | Attention Economy, Unhinged Marketing, Noise Strategy, TikTok, MSMEs, Netnography |
| Subjects: | Universitas Muhammadiyah Bengkulu > 04-Fakultas Ekonomi dan Bisnis > 61201-(S1) Manajemen 04-Fakultas Ekonomi dan Bisnis > 61201-(S1) Manajemen |
| Divisions: | 04-Fakultas Ekonomi dan Bisnis > 61201-(S1) Manajemen Subjek Terkait > 04-Fakultas Ekonomi dan Bisnis > 61201-(S1) Manajemen |
| Depositing User: | Mr Muammar Hafiz Khattami |
| Date Deposited: | 06 Jun 2026 04:11 |
| Last Modified: | 06 Jun 2026 04:11 |
| URI: | http://repository.umb.ac.id/id/eprint/2841 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

