PRATAMA, SHENDY ALEYHANDRA (2026) PENYELESAIAN SENGKETA TANAH DILUAR PENGADILAN MELALUI PEMERINTAH DESA (STUDI KASUS SENGKETA TANAH DI DESA PASAR KERKAP BENGKULU UTARA). Skripsi (Bachelor) thesis, Universitas Muhammadiyah Bengkulu.
|
Text (Fulltext)
SHENDY ALEYHANDRA PRATAMA_2174201170_Fulltext.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text (Turnitin)
SHENDY ALEYHANDRA PRATAMA_2174201170_Turnitin.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text (ABSTRAK + BAB 1)
SHENDY ALEYHANDRA PRATAMA_2174201170_ABSTRAK+BAB 1.pdf - Submitted Version Download (2MB) |
|
|
Text (BAB 2)
SHENDY ALEYHANDRA PRATAMA_2174201170_BAB 2.pdf - Submitted Version Download (436kB) |
|
|
Text (BAB 3)
SHENDY ALEYHANDRA PRATAMA_2174201170_BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (363kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
SHENDY ALEYHANDRA PRATAMA_2174201170_BAB 4.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (293kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
SHENDY ALEYHANDRA PRATAMA_2174201170_BAB 5.pdf - Submitted Version Download (243kB) |
|
|
Text (Ref + Lamp)
SHENDY ALEYHANDRA PRATAMA_2174201170_Ref+Lamp.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
Abstract
Sengketa tanah merupakan permasalahan yang sering terjadi di masyarakat pedesaan, terutama akibat ketidakjelasan batas tanah, lemahnya administrasi pertanahan, hibah dan warisan tanpa bukti tertulis, serta rendahnya pemahaman hukum masyarakat. Proses penyelesaian melalui jalur litigasi sering kali dihindari karena dianggap memerlukan waktu lama, biaya tinggi, dan berpotensi merusak hubungan sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentukbentuk sengketa tanah yang terjadi serta menganalisis mekanisme penyelesaian sengketa tanah melalui pemerintah desa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologis, melalui wawancara, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk sengketa tanah yang terjadi meliputi sengketa batas pekarangan, sengketa kebun dan sawah, sengketa warisan tanpa surat, sengketa tanah garapan desa, serta sengketa hibah tanah untuk kepentingan masjid yang tidak memiliki bukti tertulis. Penyelesaian sengketa dilakukan melalui mediasi oleh pemerintah desa dengan mengedepankan musyawarah mufakat, keterangan saksi, penelusuran batas lama, serta pembuatan kesepakatan tertulis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyelesaian sengketa tanah melalui pemerintah desa cukup efektif dalam menjaga keharmonisan sosial masyarakat, namun perlu penguatan kapasitas aparatur desa serta peningkatan tertib administrasi pertanahan guna mencegah sengketa serupa di masa mendatang.
| Item Type: | Thesis (Skripsi (Bachelor)) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing : Dr. Fahmi Arisandi, S.H,M.H |
| Uncontrolled Keywords: | Mediasi, Non-Litigasi, Pemerintah Desa, Penyelesaian Sengketa, Sengketa Tanah. |
| Subjects: | Universitas Muhammadiyah Bengkulu > 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum |
| Divisions: | 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum Subjek Terkait > 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Mrs Hildayani Hildayani |
| Date Deposited: | 15 Apr 2026 03:26 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 03:26 |
| URI: | http://repository.umb.ac.id/id/eprint/2529 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

