WAHYUNI, RANTI (2026) PENERAPAN ASAS KEHATI-HATIAN DALAM PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN DENGAN PENYEDIA JASA PARIWISATA. Skripsi (Bachelor) thesis, Universitas Muhammadiyah Bengkulu.
|
Text (Fulltext)
RANTI WAHYUNI_2274201266_Fulltext.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text (Turnitin)
RANTI WAHYUNI_2274201266_Turnitin.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text (ABSTRAK + BAB 1)
RANTI WAHYUNI_2274201266_ABSTRAK+BAB 1.pdf - Submitted Version Download (2MB) |
|
|
Text (BAB 2)
RANTI WAHYUNI_2274201266_BAB 2.pdf - Submitted Version Download (377kB) |
|
|
Text (BAB 3)
RANTI WAHYUNI_2274201266_BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (324kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
RANTI WAHYUNI_2274201266_BAB 4.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (341kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
RANTI WAHYUNI_2274201266_BAB 5.pdf - Submitted Version Download (267kB) |
|
|
Text (Ref + Lamp)
RANTI WAHYUNI_2274201266_Ref+Lamp.pdf - Submitted Version Download (264kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perkembangan industri pariwisata yang tidak selalu diikuti dengan optimalnya perlindungan hukum bagi konsumen, khususnya dalam penyelesaian sengketa akibat kelalaian penyedia jasa. Asas kehati-hatian menjadi prinsip penting untuk mencegah terjadinya kerugian dan sebagai dasar pertanggungjawaban hukum pelaku usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pertanggungjawaban hukum penyedia jasa pariwisata terhadap konsumen apabila terjadi pelanggaran atau kelalaian dalam penerapan asas kehati-hatian dan mengidentifikasi hambatan dalam penerapan asas kehati-hatian pada penyelesaian sengketa konsumen serta upaya penguatannya. Jenis penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pelaku usaha jasa pariwisata, konsumen, serta pejabat Dinas Pariwisata dan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Bengkulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pertanggungjawaban hukum dilakukan melalui musyawarah, pemberian ganti rugi (refund, reschedule, kompensasi), serta melalui lembaga penyelesaian sengketa apabila diperlukan. Namun, penerapan asas kehati-hatian masih menghadapi hambatan berupa rendahnya literasi hukum konsumen, belum optimalnya standar operasional prosedur dan manajemen risiko pelaku usaha, serta lemahnya pengawasan dan koordinasi antarinstansi. Simpulannya, asas kehati-hatian memiliki peranan strategis sebagai instrumen preventif dan korektif dalam perlindungan konsumen sektor pariwisata. Disarankan adanya penguatan edukasi hukum konsumen, peningkatan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaku usaha, serta pengembangan mekanisme penyelesaian sengketa yang lebih efektif dan transparan guna mewujudkan kepastian hukum dan keadilan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi (Bachelor)) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing : Mikho Ardinata, S.H., M.H |
| Uncontrolled Keywords: | Asas Kehati-Hatian, Jasa Pariwisata, Perlindungan Konsumen, Pertanggungjawaban Hukum, Sengketa Konsumen. |
| Subjects: | Universitas Muhammadiyah Bengkulu > 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum |
| Divisions: | 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum Subjek Terkait > 06-Fakultas Hukum > 74201-(S1) Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Mrs Hildayani Hildayani |
| Date Deposited: | 16 Apr 2026 02:40 |
| Last Modified: | 16 Apr 2026 02:40 |
| URI: | http://repository.umb.ac.id/id/eprint/2498 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

